Sepinya rasa hati

Dalam sepinya malam, gelapnya suasana pekat alam. Ketika sendiri termangu, terasa suatu rasa datang menusuk sanubari Ku,  menyumbang kepiluan. Dari rasa naluri kepada akal fikiran turun kepada hati terus ke nurani, dari dalam hati yg paling dalam yang penuh dengan suramnya cahaya. Terasa hati Ku, ketika sendiri Ku ukir satu kata “insan” yang bergelar cinta. Apakah itu hadir dalam benak fikiranku? Betapa indah tika Ku kenang saat ingatan hadir tatkala saat mesra,canda tawa dan penuh kasih sayang antara cinta dan harapan.

Ketika hati membeku memfana sukma laksana batu karang. Keraslah dasar pemikiranku, teguh mempertuankan diri demi cinta, ku simpan dalam hati. Warna dan bentuknya indah mengabulkan cita rasa cinta yg sangat tenang serta menusuk kalbu Ku. Ku taburi dengan bunga serta doa dan Ku titipkan dengan sajak2 ku, ya..engkaulah insan di kala sunyiku. Ku kenang selalu doamu, juga ingatlah akan daku. Ikatan persaudaraan Ku kepada Mu takkan pernah putus. Dalam doa sebagai penguat pertalian silaturahim. Hingga malam sepi sendiri Ku jadikan tempat dan waktu untuk menyanjung cita rasa nikmatnya Ku mencintai Mu, dalam kasih sayang Ku pengisi doa buat Mu..

Insan yang bergelar teman di kala sunyiku..

I LOVE YOU so much! u’r hubby_baby

2 responses to “Sepinya rasa hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s